Saat dibandara itu.
Kau lemah ... tak berdaya.
Aku menatap tajam matamu, Ada rasa kasihan didalam hati.
Bola-bola matamu tak seperti aku yg masih segar.
Ingin aku meneteskan airmata ini.
Tapi aku tak bisa, aku tak mau dihadapan orang banyak menangisimu. Bukan aku pengecut tapi aku tak mau mengasihimu. Aku ingin melihatmu sembuh dan tersenyum lagi... ayah.
Hanya aku pendam dalam hati, menyaksikanmu lemah dirangkul ibuk.
Dan aku berjalan membawa barang2 bersama kakak.
Semua mata memandang ke arah kami, hah dalam hati cuek saja. orang tak kenal kuk.
Saat itu ayah dan ibuk duluan naek jemputan menuju pesawat.
Aku dan kakak masih antri, kita bicara lwat kode.
Saat antri kita dimarahin sama bapak2 dari indo jg, rasanya sakit bgt.
Begitukah sikap seorang. Serasa bapak itu gak pnya hati, biasa aja dong ngmngnya dan gak usah bisik2 nyindir.
Iyaaaa kita jg antri kuk jauh dibelakang loee ... Rasanya gak bs membendung airmata ini. Tapi aku mampu membendungnya, Q sembunyiin dibalik senyumanku.
Kulihat didalam pesawat itu, ayah masih berbaring lemah mengenakan baju kakak, jaket , syal baruku dan selimut. Di dalam hati aku menjeritt ... aku tak ingin ayah kenapa2, Dialah satu2nya orang yg sllu mengantarku kmana2. Ayah kecapek'an waktu dimekkah dia slalu shalat dimasjid, karna hanya waktu 4hari kita disana buat ibadah. Ayah jg melarang kami fto2 katanya kita disini untuk ibadah bukan jalan2. Sungguh pemikiran yg matang, aku ingin kelak pnya suami yg seperti ayah tak hanya memikirkan dunia tp jg akhirat.
Aku duduk bersebelahan dgn kakak. padahal nomer kursinya berbeda tak gpp.
Perjalanan arab saudi-colombo sekitar 6-7jam, berangkat skitr jam 5an sore seingatku.
Tak ku asa aku memikirkan ayah, aku meneteskan airmataku juga meninggalkan rumah allah dan cobaan ayah sakit.
Diluar penatku, berisik seorang nenek rombongan kita juga dari bengkulu kehilangn paspornya. haduuuhh berisik, biasakan nenek lupa. Pada ribut mencari didalam pesawat, kalau gak ketemu ya neneknya gak bs pulang keindonesia. Lamaaaaa .... eh ketemu katanya dijaket. suasana mulai tenang lagi. Pagi2 sudah sampai colombo. Check-in menuju jakarta. setiap pergantian waktu, jam dihp slalu berganti mengikuti tapi syg gak bisa bbman dan tarif pun mahal. Paling sebel check-in nunggunya lama bgt.
Alhamdulillah sampai diindonesia... tanah airku... bm dari teman2 masuk smua. Rencananya pulang ksolo mau naek pesawat lagi biar cpt nyampai coz bapak jg sakit, tapi alhamdullilah bpk agak mendingan. So pulang naek bus sampai sragen. hampir seharian di bus capekk.
Sampai jg disragen, kami menebeng sama rekan rombongan. slnya sekeluargakan berangkat smua jd gak bw mobil. sampai rumah , kami menuju masjid shalat berjamaah ucap syukur diberi keselamatan sampai Tujuan. Terimakasih y allah semoga kelak ku bisa datang ke baitullah with family dan pendamping hidupku. aamiin.

Setiap datangnya adzan, ayah selalu mengingatkan "buruan shalat berjamaah, liat pas dimekkah smua orang berdesak2an untuk dpat shalat disana" . Duhhh ternyata Ayah mengajak kami sekeluarga untuk belajar mengenal agama. Awalnya aku sama kakak ragu untuk ikut umroh ini, tp setelah dijalani banyak sekali hikmah yg didapat. Subhanallah rencana Allah sungguh indah.
No comments:
Post a Comment