Sunday, July 13, 2014

LOVE IS PATIENT

Semenjak perpisahan dengannya ...
Nina memurungkan diri dikamar. Tak ada niat an untuk hidup bahkan melakukan aktivitas seperti biasa.
Nina, yg dulu periang berubah seratus delapan puluh derajat menjadi seorang pemalas.
"Nin,,, nina, bantu simbok sini",,, brooogggkkk . terdengar suara benda jatuh. Nina masih saja melamun melihat sebuah foto dimeja yg hampir rapuh.
 "aduuuuhhh ,,, yoonnggg". Lamunan nina pecah dengan arah suara yg begitu keras dari luar.
"Simboookkk,,, simbok kenapa?"
"Apa kamu gak liat tho duk, nih jualan simbok pada jatuh. kamu dipanggil2 dari tadi malahan diam saja".
"Maaf, simbok nina gak denger ... "
"Emangnya kupingmu kemana?, dari tadi simbok teriak-teriak suruh bantuin"
"maaf mbok, nanti biar nina saja yg jualan kue, simbok istirahat saja dirumah"
"Yowis, tapi beneran ya nanti yg jualan lue, awas boongk "
"iye... iye mbok sebagai penebus nih semua".
Simbok ngeluyur kedapur sambil tersenyum manis pada nina.
Nina memang belum pernah bantu simbok jualan kue, paling bantu masaknya saja.
Semenjak nina dititipin  orangtuanya ditempat simbok, nina lebih hidup mandiri. Dirumah simbok yg sederhana ,jauh dari kota ini nina belajar hidup apa adanya. Kehidupan glamor nina tinggalkan.

Haaaaaaaahhh ... capek juga ya. Jalan kaki dari rumah simbok sampai pasar gini.
Nina meletakkan kue2 simbok disebuah lapak terbuka.
"Kue ... Kue ... Kuenya buk enak, legit, manis kayak penjualnya" teriakkanku menarik pembeli.
Disekitar nina melihat orang2 ketawa lirih melihatnya, masa bodoh deh yg penting jualan simbok laku dulu. (dalam hati nina)
"Ayo ibuk kuenya ... manis kayak yg jual . dijamin matep dahh".
"lhoh neng, simboknya kemana kuk yg jualan neng geulis" tanya seorang pelanggan simbok,
"Simboknya lagi istirahat buk, makanya sekarang yg gantiin jualan saya, ibuk mau beli kue brapa?" jawab nina sambil ngeles dikit, padahal kan penebus kesalahan nina yg lg GALAU...
"Beli 5 aja neng , yg bla bla bla bla" .
Alhamdulilah kue simbok, hari ini habis. ucap nina dalam hati.

"Simbok ... Simbok nina pulang. Niiiiihhh ".
"Banyak banget hasilnya nduk, alhamdulillah" ucap simbok riang
"Ya dunk mbok, siapa dulu yg jualan "NINA neng Geulis" . Kami berdua tertawa riang dengan hasil hari ini.
"Oh ya mbok, hari ini dan seterusnya biar nina yg jualan ya. Nina udah dapat pelanggan banyak nih. Biar simbok cepat naik haji".
Simbok yg mendengar perkataan nina secara mendadak, sedikit kaget dan terharu. Simbok meneteskan airmata dan memeluk erat tubuh mungil nina. Nina tanpa sengaja tiap malam mendengar doa simbok yg ingin pergi naik haji , sambil menangis memohon kepada Allah SWT.
"Aamiin nduk, makasih nduk". sambil dicium kedua pipi nina, masih dalam pelukan simboknya,
Setelah acara tangis menangis itu selesai , nina pergi mandi.

Dimalam ini bulan begitu terang, indah sekali. Nina tersenyum dan mencoba mengajak para penghuni langit bicara. Sambil meraih foto yang membuat nina terisak tangis (foto dengan mantan kekasihnya). Dalam doanya "Tuhan kenapa aku? kenapa sulit melupakan dia. Apakah dia tak terbaik untukku, sehingga kita harus terpisah. Bukan waktu yg singkat 3thn bersama nya. kenapa dia memilih cewek itu. aku gak mau pisah dengannya ya Allah" . Nina tak kuasa membendung airmatanya. Nina terus menangis.
Tiba-tiba nina merasa ada yg mengajak berbicara dalam hatinya "Sudahlah tak usah disesali dan ditangisi, Dia bukan jodohmu. Tuhan punya rencana lain. ada yg lebih baik darinya. lewatilah dengan ikhlas dan sabar. Tak ada gunanya kamu begini. Melihatmu seperti ini dia apa tahu, dia apa memikirkanmu? Tentu jawabannya DIA sudak tak peduli dan tak mau tau tentang keadaanmu. buat apa kamu seperti ini hanya membuang2 waktu saja. Move on move on. Jika Tuhan sudah berkehendak pasti Tuhan memilihkan yg terbaik untukmu . CINTA ADALAH KESABARAN. yakinlah dengan rasa sabar penantian cintamu akan jauh lebih menyenangkan" Bisikan hati itu mengetuk perasaan nina. Nina berhenti menangis, di usap tangisnya dengan tisu yg dari tadi berserakan dibawah mengiri setiap tetes airmatanya. Nina berhenti sejenak ,dalam gumamnya "aku mikir pakai hati mulu kapan aku move on yaaaa ... , tapi kalau dipikir pake logika benar juga ngapain aku begini orang dianya sudah gak peduli(Bagaikan orang bodoh yg tak punya pikiran dan melihat masa depan yg lebih cerah, yg sedang menunggu). Dari percakapan nina dari hati kehati ini . Tak ada gunanya mempertahankan orang yg dicinta , lepaskanlah jika dia ingin lepas. Semua orang berhak untuk memilih jalan hidupnya sendiri.

Yang terpenting Gimana caranya Nina bisa bantu simbok naik haji dengan penjualan kue kue manis buatannya. SEmangat Semangat .... ^.^

No comments:

Post a Comment